Tampilkan postingan dengan label manajemen media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen media. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Januari 2009

brand image


Brand image adalah penanaman produk yang ada dalam benak ataupun ingatan konsumen. dengan begitu masyarakat dapat mengetahui tentang produk kita daripada merk yang lain.

contohnya saja air minum dalam kemasan yaitu AQUA. produk ini sudah terkenal di masyarakat, brand image yang dimaksudkan oleh perusahaan AQUA juga sudah sangat bagus karena masyarakat sudah sangat mengenal produk ini. karena itu banyak sekali masyarakat mengkonsumsi air minum ini.

Sebegitu terkenalnya hingga bila masyarakat pergi ke warung ataupun toko untuk membeli air minum kemasan, pasti yang disebut adalah AQUA namun belum tentu pedagang memberikan air minum merk AQUA, sering kita jumpai pedagang memberikan air minum dengan merk lain namun pedagang tersebut menyebutnya dengan AQUA. hal itu tentu saja dan pastilah sangat merugikan perusahaan air minum AQUA.

begitu pula air minum AQUA dalam kemasan galon, brand image AQUA yang bagus dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. banyak pihak yang memalsukan air minum dengan galon/tempat yang memakai merk AQUA. air minum yang berada didalam galon tentu saja tidak terjamin kualitas dan kebersihannya. dan bila ada masyarakat yang sakit akibat minum minuman dari AQUA palsu ini pasti kesalahannya akan ditujukan ke perusahaan air minum AQUA dan tentu saja hal ini akan sangat merugikan.

untuk itu mka perusahaan harus mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi dengan menggunakan promosi ataupun iklan untuk memberi tahu masyarakat tentang merk AQUA yang asli sehingga masyarakat tidak salah membeli dan mengkonsumsi AQUA yang palsu. masyrakat juga harus mengawasi distribusi AQUA disekitar lingkungan mereka agar tidak tertipu.

marketing plan

MARKETING PLAN MAJALAH FASHIONISTA

1. PENDAHULUAN


Media massa adalah suatu istilah yang mulai dipergunakan pada tahun 1920-an untuk mengistilahkan jenis media yang secara khusus didesain untuk mencapai masyarakat yang sangat luas. Dalam pembicaraan sehari-hari istilah ini biasa disingkat menjadi Media.
Masyarakat dengan tingkat ekonomi rendah memiliki ketergantungan dan kebutuhan terhadap media massa yang lebih tinggi daripada masyarakat dengan tingkat ekonomi tinggi karena pilihan mereka yang terbatas. Masyarakat dengan tingkat ekonomi lebih tinggilebih banyak memiliki pilihan dan akses media massa, termasuk bertanya langsung pada sumber atau ahlinya dibandingkan mengandalkan informasi yang mereka dapat dari media massa tertentu. Karena itulah, media massa berupa Koran ataupun majalah sangat di minati oleh semua kalangan masyarakat. Karena dengan harga yang relative terjangkau masyarakat bisa mendapatkan beragam informasi.
Televisi dan radio juga sangat sangat diminati karena tanpa harus mengeluarkan biaya secara langsung masyarakat bisa mendapatkan hiburan ataupun informasi yang sangat lengkap bahkan up to date. Sehingga tidak jarang masyarakat lebih memilih kedua media ini sebagai pemberi informasi.
Media massa di Indonesia sangatlah beragam jenisnya. Mulai dari media cetak, televise, hingga radio. Keanekaragaman ini membuat masyarakat Indonesia tidak akan kekurangan bahkan ketinggalan informasi mulai dari masalah ekonomi, budaya, social politik bahkan olahraga.
Perkembangan media di Indonesia sangatlah pesat karena pada dasarnya bidang pekerjaan ini menjanjikan keuntungan yang tidak sedikit sehingga banyak orang yang tertarik bekerja dibidang ini. Mulai dari wartawan, reporter,fotografer bahkan banyak orang yang mulai mendirikan perusahaan media baru, baik secara individu maupun kelompok.
Kemunculan media baru ini dilatarbelakangi oleh tuntutan perubahan mode ataupun fashion yang setiap waktu berganti. Perubahan mode yang sangat cepat membuat banyak sekali trend-trend dalam berpakaian muncul di masyarakat. Dan bagi masyarakat Indonesia pada tidak mengerti perkembangan mode pada umumnya pasti akan merasa bingung ataupun kebingungan dalam menyesuaikan diri dengan perkembangan yang terjadi sehingga sering salah menggunakan mode pakaian yang tidak cocok. Maka itulah dengan munculnya media baru ini yang berbentuk majalah mode yang bernama “FASHIONISTA” diharapkan masyarakat Indonesia tidak tertinggal informasi tentang mode fashion yang sedang berkembang di Indonesia bahkan luar negeri sekalipun.
Majalah “FASHIONISTA” ini ditujukan untuk semua kalangan remaja laki-laki ataupun perempuan dari umur 13-21 tahun. Majalah ini akan menyajikan berita tentang fashion yang sedang up to date di Indonesia bahkan di luar negeri sekalipun dan tentu saja tidak ketinggalan informasi tentang tempat belanja yang bagus, harga-harga model pakaian yang ditawarkan serta dandanan yang cocok untuk remaja saat ini hal ini tentu saja dimaksudkan supaya remaja di Indonesia tidak “buta” oleh mode.
Majalah “FASIONISTA” ini akan menjadi majalah yang utama dan terdepan dalam memberikan informasi,inovasi dan kreatifitas kepada remaja saat ini tentang fashion.
Majalah “FASHIONISTA” ini didukung dengan orang-orang yang ahli dibidangnya, muali dari fashion designer sampai ke pengarah gaya. Majalah ini juga akan didukung dengan teknologi yang canggih sehingga membuat majalah ini menarik dan eksklusif.
Majalah ini akan mudah diterima oleh masyarakat di semua kalangan terutama remaja karena tampilannya yang menarik serta harga yang sangat terjangkau, Sehingga masyarakat tidak terbebani dengan masalah harga. Namun dengan biaya yang sangat terjangkau, remaja di Indonesia bisa mendapatkan informasi yang sangat lengkap dan pastinya sangat bermanfaat.
Majalah ini akan hadir dengan 40 halaman dan akan terbit satu minggu sekali pada awal minggu. Tampilan halaman depan (cover) dan isi majalah tentu saja menampilkan gambar dengan kualitas bagus dan penuh warna (full colour). Dan dengan harga Rp 12.500,00 saja majalah ini sudah dapat dimiliki oleh para remaja.
Dengan biaya yang sangat terjangkau dan lengkapnya informasi yang diberikan, serta tampilan dan isi yang menarik maka tidak salah majalah ini akan menjadi salah satu majalah fashion yang terlengkap dan terdepan di Indonesia.

2. ANALISIS ISI

Sebelum membahas analisis isi kita harus mengetahui makna atau arti dari analisis isi itu sendiri. Analisis isi (content analysis) adalah penelitian yang bersifat pembahasan yang mendalam terhadap isi suatu informasi yang berada tertulis atau tercetak didalam media massa. Analisis isi dapat dipergunakan untuk menganalisis semua bentuk komunikasi. Baik surat kabar, berita radio, iklan televise maupun semua bahan-bahan dokumentasi yang lain.
Analisis isi disini digunakan sebagai penelitian situasi lingkungan sebelum media ini terbit. Banyak hal yang harus diteliti mulai dari perijinan, peluang, persaingan, strategi sampai ke masalah internal perusahaan sendiri hal ini diperlukan supaya tidak akan ada masalah sebelum bahkan saat majalah ini terbit. Maka banyak hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan.

a. Analisis situasi lingkungan

Analisis situasi lingkungan perusahaan ini berupa data tentang kondisi pasar akhir-akhir ini. Sejak terjadinya krisis ekonomi, pasar sedikit mengalami kelesuan namun kondisi pasar sudah mulai membaik buktinya saja penjualan beberapa majalah sudah mulai mengalami kenaikan. Hal ini pasti akan mempengaruhi penjualan majalah ini. Banyaknya remaja di Indonesia membuat majalah ini mudah diterima di pasaran. Melihat kondisi pasar saat ini membuat majalah ini akan mendapat sambutan yang baik dari masyarakat khususnya remaja.

b. Analisis lingkungan netral

Yang dimaksud lingkungan netral disini adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan pemerintahan dan regulasi. Pemerintah disini ktberhubungan dengan perizinan dan peraturan perundang-undangan tentang penerbitan media baru. Walaupun tidak di ada hubungan secara langsung dengan perusahaan namun peran pemerintah sangat berpengaruh besar bagi perusahaan. Tanpa izin dari pemerintah, maka majalh ini juga tidak bisa terbit. Banyak juga perundang-undangan tentang pers ataupun penyiaran yang harus dipahami dan dimengerti oleh pihak perusahaan sebelum menerbitkan majalah ini.

c. Analisis lingkungan persaingan

Persaingan disini adalah media yang menggunakan ataupun menyajikan fashion ataupun mode sebagai topic utama yang dibahas. Namun di Indonesia belum banyak majalah yang menampilkan fashion pada topic utama. Biasanya topic fashion ditampilkan hanya beberapa halaman pada satu majalah tertentu namun tentu saja hal itu tidak mencangkup semua informasi yang ada. Biasanya hanya berupa gambar model baju yang ditawarkan, namun tidak disertai dengan berbagai informasi yang mendukung.
Sampai sekarang majalah yang sudah cukup lengakap tentang fashion adalah majalah “GO GIRLS” majalah ini sudah baik dalam pemberian informasi tentang fashion walaupun pada dasarnya majalah ini adalah majalah remaja. Karena dasarnya adalah majalah remaja, jadi fokus majalah ini lebih menagrah kepada kehidupan para remaja secara keseluruhan. Jadi ”GO GIRLS” bukan merupakan pesaing yang berat.

d. Analisis internal perusahaan

Internal perusahaan berarti semua hal ataupun bidang yang berada didalam perusahaan media ini. Investor akan tertarik dengan majalah ini sehingga banyak dari mereka yang akan menanamkan modal ataupun saham untuk majalah ini. Untuk mengetahui kondisi internal perusahaan maka dapat diterangkan dalam analisis SWOT :
Strengths(Kekuatan)
Dalam pembuatan majalah ini maka perusahaan mempunyai pendukung berupa:
- Teknologi yang canggih dan modern
- Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan profesional dibidangnya
- Fasilitas yang lengkap diperusahaan
- Modal yang mencukupi
- Manajemen yang baik dan terorganisir
- Tampilan dan tata letak berita yang menarik
- Jaringan pemasaran yang luas
- Pemuatan berita yang menarik
- Penyediaan kolom iklan yang banyak
- Berita yang tersaji haruslah update.
Weaknesses(Kelemahan)
- Terbatasnya jumlah SDM yang ada
- Terbatasnya jumlah investor
- Mahalnya teknologi yang ada
- Gedung yang masih menyewa
- Distribusi yang lambat
Opportunities(Peluang)
- Wilayah pemasaran luas
- Banyaknya pemasangan iklan
- Banyaknya agen di tiap daerah
- Jalur distribusi yang luas
- Banyaknya pelanggan ditiap daerah
- Banyaknya remaja yang butuh informasi tentang fashion.
Threats(Ancaman)
- Banyaknya majalah saingan berupa majalah remaja
- Krisis ekonomi yang sedang melanda
- Sering terlambatnya distribusi majalah karena masalah transportasi
- Adanya saingan berupa majalah baru yang mengambil fokus berita yang sama.

3. PASAR SASARAN

Segmentasi majalah ini adalah para remaja dari kalangan bawah, menengah sampai ke atas karena isi dari majalah ini adalah pakaian ataupun model baju yang harganya dapat dijangkau dan harga majalah ini pun sangatlah terjangkau.
Targeting majalah ini adalah remaja dari umur 13-21 tahun dari pelajar sampai mahasiswa karena saat umur ini para remaja sangat memperhatikan penampilannya sehingga majalah ini akan sangat berguna untuk menambah pengetahuan tentang fashion untuk menunjang penampilan mereka.
Potitioning majalah ini adalah yang akan ditanamkan didalam benak konsumen adalah keunggulan. Keunggulan yang dimiliki oleh ”FASHIONISTA” yaitu, majalah ini merupakan majalah pertama yang membahas secara lengkap tentang fashion yang terbaru. Banyak majalah remaja yang menyajikan tentang fashion tapi tidak fokus pada satu topik yaitu fashion. Tapi dimajalah ini fokusnya Cuma satu yaitu fashion. Dan pembaca dapat mendapatkan berbagai info yang lengkap tentang fashion yang bisa digunakan sebagai referensi dalam berpakaian.
Diferentiation, media ini mengedepankan pergaulan dan kemajuan dalam hal fashion, cara penawaran yang digunakan berupa layout yang menarik dan selalu terdepan dalam informasi fashion. Infrastruktur yang ada berupa SDM yang bekualitas dibidangnya dan teknologi yang canggih dan tepat guna.

4. MASALAH DAN PELUANG


Masalah yang akan dibahas disini adalah tentang banyaknya persaingan yang ada karena banyak juga majalah remaja yang menggunakan fashion sebagai penarik minat beli masyarakat. Namun hal itu tidak menjadi masalah karena majalah yang focus hanya di fashion saja masih sangat jarang dan terbatas jumlahnya. Maka majalah ini mempunyai peluang yang besar untuk dapat diterima di masyarakat. Dengan memberikan berita yang selalu baru tentang fashion, maka masyarakat khususnya remaja tidak hanya mendapatkan info fashion namun juga tips tentang berpakaian dan memadupadankan dandanan.
Masalah yang lain adalah tentang keterlambatan jalur distribusi karena masalah transportasi dari perusahaan sampai menuju ke agen-agen diberbagai kota. Macetnya jalan, mahalnya biaya pengiriman ataupun masalah teknis lainnya sering terjadi dijalan tanpa bisa diprediksikan. Jadi sebisa mungkin perusahaan dapat meminimalisirkan kemungkinan yang bisa terjadi dijalan. Transportasi bisa menjadi peluang usaha yang bagus, perusahaan bisa bekerjasama dengan perusahaan pengiriman, sehingga kedua belah pihak bisa bekerjasama dan saling menguntungkan.

5. TUJUAN DAN SASARAN PEMASARAN

Sasaran pemasaran adalah agen-agen diberbagai daerah, mulai dari kota sampai kepelosok daerah tersebut. Agen-agen yang dipasok majalah ini juga tidak hanya agen utama ataupun yang terbesar saja namun sampai ke agen yang kecil bahakan pedagang majalah dipinggir jalan.
Majalah yang dipasok, jumlahnya juga disesuaikan dengan permintaan pasar. Saat pertama terbit majalah ini dipasok dalam jumlah terbatas karena baru dalam tahap pengenalan ke masyarakat. Dan tidak menutup kemungkinan majalah yang diminta bisa lebih banyak lagi karena banyaknya permintaan.
Tujuan pemasaran ke agen-agen ini adalah memperkenalkan majalah ini ke para pengecer yang kemudian para agen dapat memperkenalkan majalah ini ke masyarakat. Promosi dalam bentuk seperti ini dirasa dapat lebih sampai ke masyarakat daripada iklan ataupun promosi di media massa.
Dalam 1 tahun mendatang diharapkan oplah majalah ini akan naik seiring dengan brand image yang sudah tertanam dalam benak masyarakat. Pemasangan iklan yang ada didalam majalah pun diharapakan dapat naik antara 50-75% dalam beberapa periode mendatang. Sehingga ongkos produksi dapat berkurang dan pendapatan yang diterima oleh perusahaan dapat maksimal.
Bagitu pula dengan pihak-pihak yang bekerjasama dengan majalah ini diharapkan kerjasamanya semakin bagus dan meningkat demi mendapatkan keuntungan yang masing-masing diterima oleh pihak-pihak yang bekerjasama. Dan karena hal itu maka banyak pihak yang akan merasa tertarik untuk bekerjasama dengan perusahaan dalam menerbitkan majalah ini.

6. STRATEGI PEMASARAN


Strategi pemasaran yang digunakan untuk mengenalkan majalah ini adalah melakukan berbagai macam promosi diberbagai media mulai dari media cetak sampai media elektronik, dan memasang iklan di berbagai tempat. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat lebih mengenal majalah. Selain itu akan diadakan pula fashion show ataupun pameran baju yang akan ada di dalam majalah sehingga pembaca dapat melihat langsung model pakaian yang ada dimajalah. Dan yang paling penting adalah memberikan harga promosi saat majalah ini pertama terbit dan juga bonus di setiap edisinya hal ini bertujuan agar masyarakat, khususnya remaja tertarik membeli majalah ini

7. TAKTIK PEMASARAN

Agar pembaca tidak bosan maka majalah ini akan menghadirkan inovasi-inovasi yang tentu saja baru dan segar. Salah satunya adalah dengan cara menampilkan layout dan cover yang menarik, serta pemberian hadiah langsung yang bagus ditiap edisinya. Tidak lupa diakadan pula kuis yang diundi setiap minggu dan bulan yang memberikan hadiah menarik bagi tiap pemenang sehingga remaja tertarik membeli majalah ini.
Promosi juga akan gencar dilakukan dengan cara mengadakan acara di tiap kota berupa lomba modelling dan Fashion Show serta lomba merancang pakaian sehingga remaja juga dapat berkreasi dan berinovasi dengan bakat yang dimiliki. Diadakan juga acara saat event-event tertentu, misalnya saja saat valentine, ataupun tahun baru serta tidak lupa ikut juga sebagai sponsor dalam berbagai macam kegiatan dalam masyarakat.

8. IMPLEMENTASI DAN KONTROL

Implementasi majalah ini lebih banyak mengarah kepada kepuasan masyarakat khususnya remaja yang membaca majalah ini. Dengan kepuasan yang dirasa oleh para pembaca maka akan ada pelanggan yang selalu membaca majalah ini maka secara otomatis penjualan akan meningkat dan perusahaan akan mendapat keuntungan yang lebih banyak.
Kontrol perusahaan terhadap jalur pemasaran berupa pengontrolan pemasaran di agen-agen. Biasanya pengontrolan dilakukan oleh perusahaan oleh salah satu orang divisi pemasaran. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui jumlah oplah yang terjual dan minat masyarakat saat itu sehingga perusahaan dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat yang diinginkan.

Kamis, 08 Januari 2009

targeting,potitioning dan segmentasi.



segmentasi merupakan suatu aktivitas membagi atau mengelompokkan pasar yang heterogen menjadi pasar yang homogen atau memiliki kesamaan dalam hal minat, daya beli, geografi, perilaku pembelian maupun gaya hidup.

dengan adanya segmentasi maka suatu perusahaan dapat lebih fokus dengan sumber daya yang ada dan juga segmentasi merupakan dasar dalam menentukan potitioning yang akan dibuat dan dilaksanakan. dan dilihat dari itu semua maka potitiong merupakan hal awal yang penting dalam pengambilan keputusan dalam pemasaran.

targeting pasar ditentukan setelah ada pembagian dari segmentasi yang sudah ditentukan. dengan begini maka perusahaan lebih dapat menentukan target pemasaran.setelah itu perusahaan dapat menentukan segmen mana yang akan dijadikan target tapi dengan pertimbangan. Pertama, perusahaan harus memastikan bahwa segmen pasar yang dibidik itu cukup besar dan akan cukup menguntungkan bagi perusahaan. yang kedua, strategi targeting itu harus didasarkan pada keunggulan kompetitif perusahaan yang bersangkutan. yang ketiga, segmen pasar yang dibidik harus didasarkan pada situasi persaingannya.

setelah target sudah ditentukan maka perusahaan dapat menentukan potitioning, yang dimaksud potitioning adalah Posititioning adalah bagaimana sebuah produk dimata konsumen yang membedakannya dengan produk pesaing. Dalam hal ini termasuk barnd image, manfaat yang dijanjikan serta competitive advantage. dalam potititoning kita harus membuat produk kita berbeda dengan produk lain yang membuat konsumen dapat membedakan produk kita dengan yang lain. hal ini membuat perusaah harus jeli melihat kondisi pasar dan kreatif dalam menentukan brand image.

Rabu, 07 Januari 2009

Media massa dan PEMILU 2009


Menjelang PEMILU 2009, partai politik beramai-ramai menggunakan media massa sebagai salah satu jalur utama berkampanye. 

Media massa merupakan senjata paling ampuh untuk berpolitik dan berkampanye, media massa pada tahun ini akan sangat meraih banyak keuntungan dari iklan partai politik hal ini tentu saja membuat para media massa berlomba- lomba untuk mendapatkan sumber pemasukan berupa iklan partai politik.

hal seperti ini memang sangat menguntungkan kedua belah pihak namun harus diingat juga bahwa media massa merupakan media informasi masyarakat sehingga media juga harus menyiarkan ataupun memberikan informasi yang tepat da terpercaya kepada masyarakat. hal ini dimaksudkan agar masyarakat dapat memilih calon pemimpin rakyat yang tepat dan tidak hanya termakan oleh iklan saja. jadi alangkah baiknya bila media massa tidak memihak ataupun menaikkan salah satu partai politik demi keuntungan media massanya sendiri dan bersikap netral sehingga masyarakat dapat lebih mengetahui calon calon pemimpinnya dengan tepat dan tidak membuat masyarakat salah pilih pemimpin.

Senin, 05 Januari 2009

LIFE CYCLE PRODUCT


SIKLUS HIDUP PRODUK (LIFE CYCLE PRODUCT)
1.Fase pengenalan

Fase ini sering dikenal dengan masa promosi produk kepada masyarakat, biasanya pada masa ini perusahaan tidak mendapatkan keuntungan secara financial bahkan cenderung rugi karena saat promosi perusahaan memberikan penawaran atau harga khusus kepada konsumen. Pada fase ini pula penanaman brand image kepada para konsumen melai dilakukan

2.Fase pertumbuhan

Pada fase ini penanaman brand image kepada masyarakat mulai terlihat hasilnya. Apakah promosi yang dilakukan saat masa pengenalan terhitung berhasil atau tidak. Jika berhasil maka perusahaan akan mulai mendapatkan hasilnya, misalnya saja perusahaan mulai mendapat keuntungan dari penjualan dan pemasangan iklan namun bila tidak berhasil maka perusahaan masih belum mendapatkan hasil dari promosi yang dilakukan saat pada fase pengenalan.

3.Fase kedewasaan
Pada fase ini produk mencapai masa paling tinggi. Masyarakat sudah sangat mengetahui tentang kualitas produk. Perusahaan pemilik produk harus tetap mempertahankan kualitas yang dimiliki sehingga  konsumen tetap percaya pada produknya.fase ini juga merupakan fase penentu apakah produk ini akan bertahan atau tidak.

4.Fase penurunan

Pada saat ini, konsumen sudah mengalami kejenuhan sehingga kepercayaan pada produk menurun, pada masa ini perusahaan harus mulai berpikir keras untuk meningkatkan kembali gairah pasar terhadap produknya, kalau tidak pasti produk ini akan selesai. perusahaan dapat memunculkan inovasi baru sehingga konsumen tertarik lagi dengan produk yang ditawarkan.

Sabtu, 20 Desember 2008

analisis SWOT


Analisis SWOT (singkatan bahasa Inggris dari strengths, weaknesses, opportunities, dan threats) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.

Istilah SWOTdari perkataan :
  • Strength (kekuatan)
  • Weakness (kelemahan)
  • Opportunities (kesempatan)                                                                                                               Threats (Ancaman)
Secara mudah analisis SWOT bisa dikelompokkan dalam dua kategori:

  1. Internal Lembaga yaitu menyangkut Strength dan Weakness

Pertimbangan analisa:

- Sarana dan Prasarana

- Kumpulan pendapat
- Komparasi dengan lembaga lain

- Hasil pengamatan sendiri


Obyek analisa :
- Kemampuan memimpin

- Jumlah dan kualitas anggota

- Kerapian organisasi (Struktur, AD/ART, kebijakan-kebijakan)

- Aturan kedisiplinan

2. Eksternal Lembaga, yaitu menyangkut Opportunities dan Threats

Pertimbangan analisis :

- Pengalaman kita sendiri

- Kumpulan pendapat

- Komparasi dengan lembaga lain

- Pendapat para ahli


Obyek analisa :

  •  Personal atau lembaga yang tengah berkuasa
  •  Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan

Dengan adanya analisis SWOT maka perusahaan dapat mengetahui seberapa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki sehingga perusahaan dapat tahu dan dapat mengantisipasi semua kemungkinan yang terjadi, bahkan yang terburuk sekalipun.





Jumat, 19 Desember 2008

visi dan misi media massa.


Visi merupakan tujuan besar yang akan dicapai dengan berbagai tahapan-tahapan. kalau itu dalam bentuk program maka VISI itu akan diprogram dengan tahapan/jangka pendek (biasanya setahun) dan program jangka Panjang (lima tahun sampai 30 tahun mendatang). Visi secara harafiah artinya penglihatan yang akan dicapai atau sesuatu yang akan dicapai.

Misi adalah cara yang ditempuh untuk mewujudkan visi yang ada.

visi dan misi sering sekali kita dengar saat kampanye partai politik dan calon yang diajukan namun dalam media massa visi dan misi terdapat dalam perusahan media tersebut. visi dan misi dibuat saat pendirian perusahaan media tersebut.

dalam perusahaan media massa, visi dan misi adalah acuan ataupun dorongan untuk meraih sesuatu yang diinginkan.

contonya saja kita akan membuat majalah baru maka visi yang dibuat adalah menjadi majalah yang terkemuka dalammemberi inspirasi dan inovatif pada remaja tentang fashion. misi yang cocok adalah menggunakan sumber daya manusia yang profesional pada bidangnya misalnya mode dan lifestyle.

banyak yang hurus dipikirkan sebelum membuat rancangan visi dan misi karena banyak orang pikir bahwa membuat visi dan misi itu mudah padahal sangat susah karena visi misi dibuat dan diharapkan menjadi acuan media baru tersebut.

manajemen organisasi yang buruk


"Manajemen Adam Air Dilaporkan Selewengkan Dana Ratusan Miliar
KESRA--26 MARET: Enam orang petinggi dan manajement Adam Air dilaporkan ke Bareskrim Polri melakukan penyelewengan dana Adam Air ratusan miliar. Pelapor Direktur Keuangan Adam Air Gustiono, yang juga direktur PT GTS, investor Adam Air."

itulah judul yang saya baca disalah satu situs resmi kementrian bidang kesejahteraan dan menjadi headline dari berita tersebut,sebelum terlalu jauh membicarakan organisasi dan manajemen , sebaiknya kita mencari tahu dulu pengertian dari 2 kata tersebut:Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari rangkaian kegiatan, seperti perencanaan, pengorganisasian, penggerakandan pengendalian/pengawasan, yang dilakukan untuk menetukan dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya. organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama, dengan mendayagunakan sumber daya yang dimiliki.

banyaknya kesalahan yang terjadi dalam sebuah manajemen membuat organisasi tersebut mengalami banyak kesulitab karena kurangnya koordinasi pada tiap bagian-bagian yang ada.

sebagai contohnya kasus adam air, manajemen yang buruk membuat perusahaan penerbangan ini gulung tikar karena banyaknya masalah yang terjadi mulai dari manajemen organisasi, penggunaan alat-alat sampai ke pemanfaatan SDM.

penggunaan alat-alat bekas yang tidak layak pakai membuat pesawat adam air sering sekali mengalami kecelakaan, mulai yang dari tergelincir,pesawat jatuh,sampai pesawat menghilang.

contoh buruknya manajemen organisasi terlihat dalam kasus manajemen menggantungkan nasib para karyawannya sebelum menutup perusahaan,tanggung jawab kekeluarga korban kecelakaan juga kurang lalu kasus penyelewengan dana yang menyebabkan kerugian negara.

pemanfaatan SDM yang buruk juga membuat adam air mengalami kehancuran, pemaksaan terhadap karyawan atau pilot yang sedang tidak dalam kondisi fit untuk bekerja membuat para pekerja dan karyawan tidak dapat bekerja sebaik mungkin.

banyaknya masalah yang terjadi jelas-jelas sangat memperlihatkan kekurangan manajemen adam air dalam mengelola perusahaannya.jadi sangat tidak mengherankan kalau kemudian perusahaan tersebut gulung tikar.

dalam setiap manajemen perusahaan/organisasi sistem perencanaan,penggerak dan pengawasan sangatlah penting perencanaan dan penggerak merupakan salah satu sistem yang tidak begitu rumit namun dipengawasanlah hal yang sulit dilakukan karena banyaknya hal yang harus diperhatikan dengan detil.

maka alangkah baiknya bila sebelum membuat perencanaan maka perusahaan atau organisasi tersebut memantapkan manajemen yang baik dan terarah sehingga tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sehingga merugikan organisasi/perusahaan tersebut.